Jumat, 30 November 2012

Sejarah Pita Merah Sebagai Lambang Peringatan Hari AIDS Sedunia




Pita Merah
Pita Merah (Red Ribbon) merupakan lambang internasional untuk kepedulian terhadap HIV/AIDS. Pita merah dicetuskan pada April 1991 oleh suatu kelompok dermawan kecil yang bernama Visual AIDS yang berpusat di New York. Mereka ingin menemukan suatu tanda peringatan abadi yang menjadi lambang untuk mempersatukan berbagai pihak di seluruh dunia yang peduli dengan meluasnya penyebaran AIDS. Di Inggris, Pita Merah pertama kali dipakai oleh 700.000 penggemar lagu pop saat konser musik memperingati Freddy Mercury yang diselenggarakan di stadion Wembley pada April 1992.

Kapan dan Siapa yang menciptakan simbol pita merah?
Pada tahun 1991, 12 orang seniman yang terdiri dari fotografer, pelukis, pembuat film, dan designer kostum berkumpul bersama dan menciptakan simbol pita merah. Namun mereka menolak menggunakan nama pribadi, dan menjadikan Visual AIDS Artist Caucus sebagai nama pencipta pita merah tersebut. Mereka berkomitmen untuk menjadikan pita merah tersebut hanya untuk sebagai simbol keprihatinan sosial terhadap penderita AIDS, dan bukan menjadi simbol komersial. Salah satu langkah yang diambil untuk mewujudkannya adalah dengan tidak membuat hak paten bagi simbol pita merah agar tidak ada individu maupun organisasi yang mengambil keuntungan dari pita merah.

Apa makna simbol pita merah?
Warna merah dipilih karena merupakan warna darah, yang melambangkan semangat, dan cinta kasih. Warna lain seperti pink dan warna pelangi dianggap terlalu identik dengan komunitas gay sehingga akhirnya dipilihlah warna merah. Sedangkan bentuk pita yang sangat sederhana, dipilih agar semua orang dapat membuat simbol pita merah tersebut.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Laman